Syukur yang Sederhana

Syukur yang Sederhana

Well, apa yang paling saya syukuri hari ini? Setelah mondar-mandir yang luar biasa ke daerah-daerah terpencil di Tumbang Titi, bertemu dengan banyak tipe manusia, belajar tentang sudut pandang pendidikan dari banyak sisi, menikmati banyak aroma budaya dan keberagaman hingga tantangan personal yang gak pinter-pinter milih jalan, kehujanan, tergelincir sampai nyempung sungai segala.  Malam ini syukur saya ternyata sangat sederhana, dapat  mengambil waktu untuk bertanya kabar orang-orang terdekat saya, saling bercerita, dan mengatakan saya merindukan mereka. Berbagi apa saja yang sudah saya pelajari belakangan, dan berujar “Alhamdulillah, saya sehat”.

Syukur saya ternyata sederhana, menjalankan sholat Isya tanpa terburu-buru, menikmati dialog hati dengan sang pencipta, dan membaca dengan tenang lembar demi lembar kitab yang akhir-akhir ini alpa saya baca. Ternyata hati saya begitu rindu untuk bercengkrama, merasakan kehadiranNya, kemudian kembali bisa berkata “Apapun, Alhamdulillah”

Ah, syukur ini benar-benar sederhana, sekedar mengambil dua buku yang saya bawa dari Banjarmasin dan mengulang beberapa bagian yang berkesan (edisi kehabisan bacaan). Saya tetap bersyukur, karena bisa memberikan nutrisi pada logika yang sudah lama ingin dipuaskan.

Syukur itu rupanya benar-benar sederhana. Menikmati kamar dengan me timenya tanpa peduli besok cuaca akan seperti apa, tanpa khawatir apakah jalan yang saya lewati baik-baik saya, atau berfikir tentang laporan yang harus saya selesaikan. Saya bahagia dengan hanya sekedar mengambil kertas, belajar menggambar ayam tetapi hasilnya burung, membuat oret-oretan tidak berbentuk dan memberikan kesempatan kepada tangan saya untuk melakukan yang benar-benar saya senanggi. Lalu menutup malam dengan tulisan syukur ini, tulisan yang sekadar merefleksikan hal-hal sederhana yang harus dinikmati.

God, I wanna take a minute not to ask for anything from you, but simply to say thank you for all I have. Syukur itu sederhanakan 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: