Patah Hati dan Jatuh Cinta untuk Mimpi Berbagi

            Cinta dan patah hati!!, kadang kala lebih mudah menjelaskan tentang patah hati dari pada cinta itu sendiri. Patah hati orang tua kepada anak ketika gagal berbakti atau patah hati anak kepada orang tuanya ketika mereka tidak mampu mengerti. Ada kalanya kita merasa patah hati ketika sahabat tidak memberikan bahunya saat dibutuhkan, ketika seseorang yang diharapkan faktanya memilih orang lain, ketika kerinduan yang diungkapkan tidak berbalas, ketika uang ternyata tidak bisa membeli segalanya atau ketika kita menduga Tuhan tidak mengabulkan doa hambanya. Patah hati dan jatuh cinta ibarat dua sisi mata uang yang bisa menjumpai siapapun di dalam  hidupnya. Apa yang membuat orang selalu bangkit dari patah hatinya? Mungkin harapan bahwa akan ada cinta-cinta lain yang sulit didefinisikan untuk bersemai kembali. Begitulah bagiku makna sebuah mimpi, perpaduan antara jatuh cinta dan patah hati. Ada kalanya diwarnai tantangan dan kegagalan, tetapi aku selalu punya alasan untuk jatuh cinta dengan kemungkinan patah hati kembali. Aku kemudian belajar bahwa menemukan alasan dalam setiap mimpi  membuatku  terus beranjak dan bergerak.

            Mimpi-mimpiku dibalut alasan sederhana yaitu selalu bermanfaat untuk sesama. Agamaku mengajarkan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya, dan aku ingin bermanfaat dengan cara yang membuatku selalu bahagia yaitu berbagi. Ketika aku menuliskan mimpiku menjadi master psikologi di pendidikan, aku hampir selalu patah hati ketika penelitianku terus ditolak oleh pembimbingku lalu jatuh cinta kembali ketika aku bermimpi bahwa banyak hal yang bisa kulakukan dengan gelarku. Saat mimpiku menjadi guru untuk anak-anak di dearah terpencil tercapai, kecintaan dan semangat ingin belajar serta memberikan inspirasilah yang kemudian membantuku dari patah hati akan keterbatasan, keapatisan lingkungan, perasaan lelah dari berjuang, atau stigma menjengkelkan tentang anak desa yang tidak punya harapan. Aku begitu jatuh cinta dengan anak-anak yang membuatku ingin mengenali keistimewaan mereka satu persatu, membangunkanku dengan semangat dipagi hari, atau terobsesi memikirkan cara agar mereka bisa belajar dengan optimal. Aku memang tidak bisa mengubah pendidikan atas kehadiranku, tapi aku percaya dengan mimpiku aku membuatnya sedikit lebih baik.

            Menurutku yang paling indah dari bermimpi adalah tidak sekedar proses belajar untuk mencapainya atau rasa bahagia ketika mewujudkannya, tetapi ketika kita tidak bermimpi sendirian. Menjadi indah ketika mimpi orang tua selaras dengan anak-anaknya, tidak akan melelahkan jika rumah kecil dibangun oleh kebersamaan pasangan dengan kasih sayang, atau ketika kebaikan untuk bangsa dan negara dicita-citakan dan digerakan oleh banyak orang. Mimpi bersamalah yang membantuku dan beberapa teman mewujudkan taman bacaan pertama kami di Yogkayarta, membuat olimpiade tingkat nasional terselenggara di tempat tugasku dulu sebagai guru, atau kerja sama dari mimpi kecil kami akan pendidikanlah yang membuat beberapa anak berhasil sekolah ke jenjang lebih tinggi hanya dari iuran koin setiap bulannya. Ketika apa yang kami harapkan mengalami berbagai macam tantangan bahkan kegagalan, saling menopang dan menyemangatilah yang kemudian rasa patah hati berganti kekuatan untuk bergerak bersama kembali.

wp_ss_20140704_0060

Wadah berbagi untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepada mereka (dok : Net TV di Moilong)

            Sekarang aku puya mimpi untuk bangsa dan negaraku, mimpi memaksimalkan ilmu yang kumiliki di mana aku berkontribusi dengan maksimal di dunia pendidikan. Membayangkan memiliki sebuah wadah di mana anak didiku kelak bisa tumbuh dan berkembang di lingkungan yang mengajarkan mereka perdamaian, ketulusan, saling menyayangi dan mengerti arti berbagi. Sebuah rumah belajar yang tidak hanya dicekoki kurikulum berbau kognisi semata, tetapi tempat berproses mengembangkan nilai-nilai luhur sebagai bekal di dalam hidup. Anak-anak yang kelak tidak hanya cinta kepada sesama, bangsa dan negaranya, tetapi juga punya rasa syukur kepada Tuhannya. Mungkin untuk mewujudkanya, aku akan sering patah hati, jatuh dan bangkit kembali, tetapi aku yakin akan banyak orang yang jatuh cinta bersamaku untuk mewujudkannya. Itulah mimpi besarku untuk bangsa dan negaraku, mimpi untuk berbagi, untuk Indonesia.

Mari terus bermimpi!

 mimpi

 Mari menulis dan mencoba berlomba, 

Yuk, ikutan lomba di http://www.kontesmimpiproperti.com/ atau kunjungi http://mimpiproperti.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: