Katarsis Malam

Whuaaa…. akhir-akhir ini  jujur otakku agak penuh dengan banyak hal yang tiba-tiba terjadi belakangan, tetapi toh hidup harus terus disyukurikan. Sambil berteriak sendiri “Apapun, Alhamdulillah dan terus maknai setiap detik yang sangat berarti ya!!!!”.  Pagi tadi aku melihat sebuah  tayangan yang di share sama seorang teman, dan sejujurnya sangat berterimakasih atas ini. Dialognya sederhana tetapi  mengingatkan untuk kembali kepadaNya.  Lalu di pengujung sepertiga malam ini, aku ingin saja berkartasis ria dan menuliskan kembali sedikit rasa.. (halahhhhh!!!!)

Allah itu sudah bilang kalau “ Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir (Qs. Al. Ma’arij: 11). Tetapi  Allah adalah yang maha  sempurna, Dia bisa menjawab semua keluh kesah manusia

“Aku lelah ya Allah”  bukankah manusia selalu berkata seperti itu.  Dan Allah kemudian menjawab “…. Dan kami jadikan tidurmu untuk istirahat ” (An- Naba :9 ). Manusia kemudian terlelap dalam malam, dan menyambut pagi dengan sinar yang lebih cerah kembali, siap untuk memulai dan bergerak.

Kadang manusia sering berujar  “Aku merasa sudah tidak sanggup lagi, kenapa masalahku rasanya berat sekali”.  Allah lalu menjawab “ Allah tidak akan membebani seseorang melainkan di batas kesanggupannya” (Al-Baqarah : 286). Dan benar saja, bukankah ketika kita menghadapi masalah selalu saja tampak sangat berat, tetapi saat semua sudah berlalu bukankah kita bisa tertawa dan mengambil hikmah.

Kadang manusia meragukan “ Ah, ini tidak mungkin”. Di surat  yasin ayat 82 Allah berkata “Jika aku menghendaki, cukup ku berkata ‘jadi’, maka jadilah”. Aku sangat percaya kemudian dengan hal ini, karena di balik semua usaha manusia, ada tangan yang tersembunyi untuk membantu hambanya dengan cara-cara yang tak terduga.  Sambil berkata dengan diri sendiri, bacalah tandaNya pelan-pelan.

“Aku stresssss!!!!”, manusia sering berucap demikian. Dengan bijak Allah berkata “ Hanya dengan mengingatKu, hati akan menjadi tenang (Qs-Ar-Rad :28). MengingatNya, berserah kepadaNya, dan yakin apapun jalan yang diberikan olehNya adalah yang terbaik membuat  hati lebih tentram.

Kadang manusia berkata “Ini semua sia-sia saja “ Lalu Allah menjawab “ Siapa yang mengerjakan kebaikan  sebesar biji Dzarah, niscaya ia akan melihat balasannya”(Qs. Al-Zalzalah: 7).  Aku percaya, kebaikan yang kita lakukan akan kembali dengan kebaikan-kebaikan lainnya kepada si pemberi. Bukankah itu janjiNya!

Jika manusia mengalami kesedihan  hati “ jangan kamu berduka cita, sesungguhnya Allah berserta kita” Qs. At. Taubah : 40) dan “ sesungguhnya hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku  (Qs. Yusuf :86). “Berdoalah kepadaku, Niscaya aku kabulkan untukmu” (Qs. Al.mukmin: 60)

Kemudian di penutup malam ini aku berdoa :

“Rabb, aku tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi kelak. Semoga Aku lebih bisa memaknai sabar, menghargai syukur, dan menjalankan ikhlas di hidupku” Amin

Hah….. sedikit lega 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: