Makna Sebuah Perjalanan Ke Pulau Tembang

 

Perjalanan ku ke pulau tembang, salah satu penempatan PM di Banggai di warnai dengan segudang pertanyaan dan harapan akan saling merekatkan diantara kami berenam…yang dengan sporadisnya waktu sudah beranjak ke bulan ke lima…. Huh…. Menoreh jejak demi jejak di Banggai ini….dan tidak terasa perjalanan kami sudah sejauh ini….. Kami berenam dengan karakter yang sama-sama dominan, jatuh bangun saling memahami, dan berusaha me-nolkan dari segala macam prasangka…. Pada akhirnya, kami memang sama-sama harus saling belajar dan mengerti.

Entah bagaimana dengan teman sepenempatanku yang lain…Perjalanan panjang ke pulau tembang…dan pemandangan luar biasa indahnya….(Sungguh luar biasa negeriku ya, pulau kecil di tengah lautan itu begitu luar biasa). Bagiku, Banyak hal yang akhirnya terjawab, lega, dan selesai dengan kunjungan sederhana ke pulau ini…..

Di mata anak-anak Pulau Tembang, aku melihat diriku…diriku yang ingin terus berbagi di dunia pendidikan, dengan sedikit saja, membuat mereka lebih baik, anak-anak pulau yang lingkupnya sebagian besar tergantung dari alam, anak-anak Bajo dengan kesederhanaan dan keceriaan mereka…”Apa mimpi mereka, apa yang mereka butuhkan, harus bagaimana PM ada di kampung ini?” Riak pertanyaan yang mengalir begitu saja di kepalaku ketika melihat mereka..Aku takut mas Luqman….aku takut aku terlalu memaksakan nilai ku kepada anak-anakku, toh ternyata ini sudah menjadi budaya dan bagi mereka ini baik-baik saja?, kegelisahan yang akhirnya kutumpahkan ke pada mas Luqman saat berada di dermaga. “ aku hanya ingin mereka menjadi diri mereka sebenarnya, jika mereka muslim, maka jadilah muslim sebenarnya, pun jika aku di tempatkan di kampung kristen, maka jadilah orang kristen yang sebenarnya”. Mungkin jawaban ini terkesan biasa, tapi bagiku…ini adalah rupa definisi yang aku cari…. yang membawaku kepada pemahaman sebuah nilai yang lebih agung dari pada penjejalan isi-isi kognisi yang kadang tanpa arti buat mereka… Ketika mereka akhirnya memaksimalkan atas apa yang sudah mereka miliki dan yakini sebelumnya, bukankah itu tidak pemaksaan nilai….Down, aku selesai dengan ini!!!.

            Well, hidup ini ya… ini adalah doaku di tahun lalu kepadaMu Rabb, aku ingin bersama anak-anak di pelosok negeri, dan engkau menjawab dengan rupa yang amat indah dengan aku, teman-teman sepenempatanku dan anak-anak yang sekarang begitu kucintai. Entah bagaimana di sisa waktuku di daerah ini, Rabbku..Injinkan Hamba melakukan yang terbaik untuk mereka. Amin

            Sisi lain dari sebuah kelegaan ke Pulau Tembang adalah proses merekatkan kami sebagai sebuat tim. Seseorang pernah bilang padaku, jika di tim setiap orang sadar di mana posisinya dan harus berperan sebagai apa, walaupun butuh kesabaran, insya allah akan berkah dan berjalan baik. Dan aku hanya mengatakan atau melakukan yang perlu aku lakukan, walau mungkin kadang bertentangan dan sulit dipahami. Dan rasanya lega….bisa mengutarakan apa yang beberapa bulan ini tersimpan…pada akhirnya benar-benar bisa menjadi diriku sendiri kembali….

            Obrolan kami romantis menurutku…dari tema di demarga, hingga hanya diterangi lampu minyak di beranda rumah….Mereka adalah keluarga baru bagiku, proses panjang yang berlangsung lebih cepat sebenarnya….Sekarang, aku mulai memasukan orang baru lagi untuk kupedulikan….dengan banyak rupa makna yang perlahan-lahan ingin ku cerna. Satu hal yang pasti, ketika kita sama-sama berada di titik nol kepada seseorang, maka yang ada hanya pengertian, doa terbaik, dan berusaha saling mendukung, tanpa prasangka, tanpa tuntutan untuk saling memuaskan.

            Rabbku…tulisan ini, sepertinya benar-benar tidak terstruktur ya…haa…biarin, ini bentuk dari katarsis atas banyak ras akhir-akhir ini (whuaaa….rasanya butuh me time lebih banyak….!!!!), he, janga ngelunjak yan, syukurin apa yang ada aja yak….. Semoga kami semua tabah dan syukur hingga akhir……

Rabbku…. MencintaiMu Sungguh….:)         

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: