Cinta atau Kekerasan

Hati-hati dengan kekerasan dalam hubungan, bisa jadi atas nama cinta kita dibutakan oleh perilaku pasangan dan terus berharap dia akan berubah. Kekerasan dalam hubungan tidak hanya kekerasan dalam bentuk fisik maupun seksual yang terlihat jelas buktinya tetapi juga bisa jadi dalam bentuk kekerasan emosional. Kekerasan bentuk emosional memang jarang dikenali karena tidak berbekas secara fisik dan justru merupakan awal dari bentuk kekerasan lainnya. Metropolitan King County Council menyebutkan bahwa tanda-tanda adanya kekerasan dalam bentuk emosional adalah kecemburuan yang berlebihan, perilaku mengontrol, harapan yang tidak realistis, menyalahkan orang lain atau pasangan atas masalah, sering berkata kasar, mengkirtik dan suka mengancam pasangan.

Lalu bagaimanakah cinta yang sehat? Davis & Tood dalam penelitian mereka mengasumsikan bahwa dalam hubungan yang berdasarkan cinta, mempunyai karakteristik yang sama dengan hubungan persahabatan, tetapi ada karakteristik khas tambahan yaitu the passion cluster yang meliputi daya tarik, dorongan seksual dan eksklusivitas, serta the caring yang meliputi pendukung untuk pasangan dan memberikan sepenuhnya (totalitas). Sedangkan hubungan persahabatan sendiri adalah hubungan yang di dalamnya terdapat kesenangan, penerimaan, kepercayaan, rasa hormat, saling menolong, menceritakan rahasia, pengertian dan spontanistas. So, be aware with your patner! (Nay)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: